Sabtu, 28 September 2019

:)


"Yang harus kita lakukan adalah menghargai apa yang masih ada, bukan menyesali apa yang telah hilang."


Seperti waktu, tahun - tahun berlalu, bulan berganti, hari tak mau berhenti. Ingatan kita seringkali hanya menyisakan apa yang hilang, hingga lupa pada setiap nikmat yang selalu menjelang.

Langkah tertatih, demi mengimani apa yang kita sebut tujuan. Perasaan berkecamuk, antara harapan dan kenyataan hanyalah sebuah batas tipis. Hari - hari kita habis dengan penyesalan, malam - malam kita sirna dengan tangis yang tertahan. Bukankah kita sendiri yang membuat risalah hidup menjadi sedemikian rumit?

Lalu dalam perjalanan, kita akan bertemu bermacam rupa. Rupa yang membuat kita semakin menemukan jati diri juga ketetapan hati. Lantas kita menyadari, hidup tengah memberi kita pengalaman, lalu pengalaman menyuapi kita dengan pelajaran.

Bukankah seharusnya kita mengejar takdir bijak nan bajik?

Pejamkan mata meski tanpa lilin yang menandakan ritual pergantian usia, tanpa kue coklat, juga tanpa kisah kasih picisan untuk memberikan kejutan.

Kutangkupkan permohonan tentang takdir baik anak manusia, yang merindukan hangat pelukan ibunda, yang mendambakan bisikan lembut ditengah gelegar kehidupan yang tak jarang menyesakkan dada. Kulantunkan harapan, semoga ia tertidur pulas, bermimpi dalam dekapan ibunda di hari ulang tahunnya.

Pulaslah, bersama setangkup permohonan dan sekelumit harapan untuk terus menghadirkan senyum ibunda dalam hatimu, selalu.

-selamat ulang tahun-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERI KOMENTAR