Selasa, 11 Juni 2019

Citros dan Perkembangan Transportasi Urban


Voiture Omnibus di Pinggiran Kota Nantes, Perancis, adalah sebutan untuk transportasi massal yang dikembangkan oleh seorang pemilik Pabrik Jagung bernama Stanislas Baudry. Voiture Omnibus berarti kendaraan untuk semua atau kendaraan untuk rakyat. Kini kita menyebutnya bus, moda transportasi yang mulai berkembang pada tahun 1820-an dengan mengandalkan kuda sebagai penarik. Selanjutnya bus menggunakan energi uap, listrik, dan bus motor.

Perkembangan bus kini tidak sekedar sebagai alat transportasi yang membawa seseorang dari satu tempat ke tempat lain dengan tujuan berpindah. Bus juga sudah memiliki fungsi rekreasi dan estetika. Sebutlah bus tingkat yang disediakan untuk keliling Kota Jakarta dan Solo, serta bus dengan desain menarik untuk keliling Kota Bandung yang dikenal dengan nama “Bandros”. Bersaudara dengan Bandros, per April 2019 di Kota Cirebon telah tersedia bus dengan fungsi rekreasi dengan sebutan Citros (Cirebon Tourism on Bus).

Citros di depan Keraton Kasepuhan Cirebon

Berkesempatan menjajal Citros saat bulan Ramadhan (Mei 2019), saya membeli tiket Rp 10.000 per orang untuk keliling kota Cirebon sekitar 45 menit. Pada saat Bulan Ramadhan, Citros bisa dinaiki dari Keraton Kasepuhan Cirebon berputar keliling kota dan kembali lagi ke Keraton. Sayangnya, karena rute yang dilewati adalah jalur kota pada sore hari sehingga bus terjebak macet. Anggaplah sebagai wisata kota yang apa adanya (macet). Operasional bus pada Bulan Ramadhan terbatas dari pukul 16.00 - 21.00 WIB, sedangkan untuk hari biasa bus bisa dinaiki dari CSB Mall mulai pukul 09.00. 


Desain bus mirip sekali dengan Bandros (Bandung Tour On Bus) hal ini dikarenakan baik Citros maupun Bandros merupakan program dari Pemerintah Jawa Barat untuk mendongkrak pariwisata di Jawa Barat. Dengan desain klasik, Citros tidak hanya menawarkan transportasi wisata keliling kota namun juga menyuguhkan penampilan yang ciamik dan unik untuk diabadikan dalam foto. Tentu saja ini menjadi nilai tambah mengingat wisatawan saat ini tidak hanya tertarik dengan layanan yang ramah/bagus tetapi juga sarana wisata yang bisa instagramable atau layak unggah di media sosial.

Citros dan sarana transportasi wisata lainnya menunjukkan bahwa perkembangan moda transportasi bus tidak semata-mata sebagai sebuah alat transportasi (berpindah). Penonjolan fungsi rekreasi sekaligus fungsi estetika menjadi keniscayaan bahwa dunia pariwisata membutuhkan inovasi yang terus menerus demi menarik perhatian pengunjung. Kehadiran bus seperti Citros menunjukkan bahwa dunia transportasi darat mengalami transformasi yang sedemikian cepat apalagi ditambah dengan tuntutan gaya hidup serta perkembangan dunia digital. 

Jika berkunjung ke Kota Cirebon, tidak ada salahnya mencoba naik Citros dan keliling kota. Kita akan disuguhi gambaran pesatnya perkembangan peradaban Kota Udang ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERI KOMENTAR