Senin, 30 Oktober 2017

Pentingnya Mengembangkan Kepekaan Anak Melalui Metode Montessori


Siapa mau dapat mainan berkualitas dan freeeee? *bikin pengumuman pake TOA* dan hastag tegas #mainangratis. Ibu-ibu biasanya seneng nih, apalagi yang suka berburu giveaway baik yang iseng-iseng berhadiah maupun yang sudah hobi.

Saya mau sharing tentang mainan montessori yang saya dapatkan secara gratis dari Shimajiro. Awalnya ibunya Anugrah ini lagi scroll feed di instagram, muncullah  advertisement dari shimajiro.id. Insting ibu-ibu yang gampang baper liat sesuatu yang berhubungan sama perkembangan anaknya membuat saya membuka link iklan tersebut. Duh, korban iklan ya *tapi ini bermakna positif kok* 😎

Metode Montessori pertama kali dikenalkan oleh Maria Montessori pada 1907. Maria Montessori adalah perempuan pertama yang menjadi dokter, dari pekerjaannya tersebut ia meyakini bahwa semua anak dilahirkan dengan potensi luar biasa, potensi ini hanya akan berkembang jika orang dewasa yang mengasuhnya memberikan stimulasi yang tepat di tahun-tahun pertama kehidupannya.

Dalam buku "Membesarkan Anak Hebat Dengan Metode Montessori" dijelaskan mengenai tahapan-tahapan perkembangan kepekaan anak dan pentingnya metode montessori ini:


  • Gerakan, sejak lahir hingga 1 tahun. Saat ini anak belajar meraih, menyentuh, memutar, menyeimbangkan diri, merangkak, dan berjalan.
  • Bahasa, sejak lahir hingga 6 tahun. Diawali dengan celotehan dan suara-suara,lalu berkembang jadi kata, frasa lalu kalimat.
  • Benda kecil, usia 1 hingga 4 tahun. Tahap ini anak akan menyukai benda-benda kecil/detail karena koordinasi mata dan tangannya sudah lebih akurat.
  • Keteraturan, usia 2 hingga 4 tahun. Di sini anak mulai mencintai rutinitas dan keinginan akan konsistensi dan pengulangan.
  • Musik, usia 2 higga 6 tahun. Jika anak terbiasa mendengar musik, di tahap inilah anak secara spontan akan tertarik pada perkembangan nada, ritme, dan melodi.
  • Masalah toilet, usia 18 bulan hingga 3 tahun. Usia ini sistem saraf berkembang lebih baik dan terintegrasi, hingga toilet training bisa dilakukan di rentang usia ini.
  • Keramahan dan sopan santun, usia 2 hingga 6 tahun. Anak-anak adalah peniru ulung, mereka suka meniru sopan santun dan hal ini akan membentuk karakter kepribadian di masa depannya.
  • Indra, usia 2 hingga 6 tahun. Indra manusia dimulai sejak lahir, tapi dari usia 2 tahun anak sudah bisa takjub dengan pengalaman indranya sendiri (rasa, suara, sentuhan, dan bau).
  • Menulis, usia 3 hingga 4 tahun. Montessori meyakini bahwa kemampuan menulis muncul lebih dulu daripada membaca yang diawali dengan usaha meniru huruf atau angka.
  • Membaca, usia 3 hingga 5 tahun. Montessori melihat bahwa anak-anak menunjukkan ketertarikan spontan pada simbol dan suara yang mereka hasilkan.
  • Hubungan ruang, usia 4 hingga 6 tahun. Di usia ini biasanya anak tertarik dengan puzzle atau Lego.
  • Matematika, usia 4 hingga 6 tahun. Rentang usia ini anak dalam masa peka terhadap jumlah dan angka.

Pentingnya masa emas sekaligus masa pengembangan kepekaan anak menuntut orang tua harus kreatif. *saya juga merasa ciut karena belum kreatif banget* *tapi harus tetap semangat*

Nah balik lagi soal Shimajiro tadi, saya sign up free di websitenya shimajiro.id dan bisa mengakses konten edukasi dan parenting di sana. Shimajiro ini adalah tokoh boneka kucing (menurut anak saya) yang bisa digunakan untuk bermain peran. Paket edukasinya bernama Kodomo Challenge yang ada di Jepamg sejak tahun 1988. Nah di Indonesia ini baru banget, masih fresh from the oven, jadi pihak Shimajiro juga memgadakan campaign dan promosi. Termasuk dengan cara mengirimkan portofolio Shimajiro kepada para pendaftar di websitenya. 

Ini dia penampakan si Shimajiro, lebih ke harimau ya daripada kucing 😂😂
Sampai tanggal 30 Oktober 2017, alias ketika posting ini dimuat, masih ada kesempatan mendapatkan paket halo shimajiro portofolio seperti itu. Selanjutnya memang ditawarkan paket edukasi berlangganan tetapi kita bebas kok untuk tidak berlangganan juga (tapi tetap bisa mengakses info edukasi dan parenting karena sudah sign up). Maafkan karena baru bisa sharing di post ini di hari terakhir free giveaway ini padahal nge-draft nya sudah sebulan lebih.

Isi paketnya, utuk usia 1-2 tahun 
Foto paket gratis di atas sudah minus bentuk gelas dan termometer yang dicemplungin Anugrah ke air mandi. 😑😑😑 Juga bed yang jadinya disobek dikira kertas nggak kepake....

Shimajiro and the stuff

Makanan untuk Shimajiro


Makan pakai sendok, jangan lupa gosok gigi setelah makan 😊

Dari mainan ini apa sih manfaatnya? Mengapa saya merasa harus sharing adalah karena memperoleh manfaatnya dari mainan ini. Menerapkan metode montessori dengan mainan ini sangat memungkinkan. Anugrah bermain peran seolah-olah dia memberi memberi makan Shimajiro, menyuapinya dengan sendok, berbagi buah-sayur-ikan, juga menyikat gigi. Anugrah juga bisa menyebutkan jenis-jenis makanan Shimajiro yaitu: wiwi (strawberry), icang (pisang), owi (brokoli), atca (semangka), dan itan oeng (ikan goreng)--ikan gorengnya ditambahi sendiri. Bagi saya itu adalah achievement yang luar biasa di usia 19-20 bulan. Secara tidak langsung Anugrah sudah bermain peran, berbagi, juga mengembangkan kemampuan motoriknya (gerakan menyuapi), serta kemampuan verbalnya.

Nah, paket Shimajiro free ini ada 2 versi untuk anak usia 0-1 thn dan 1-2 thn. Yang saya ulas untuk versi 1-2 tahun karena kebetulan itu dapatnya yang sesuai dengan usia anak saya. Lebih lanjut kalau mau free sign up di shimajiro.id.

Laman mendaftar shimajiro.id
Caranya buka website shimajiro.id kemudian klik Daftar Sekarang. Selanjutnya akan ada kolom-kolom yang perlu diisi dengan informasi pribadi seperti saat mendaftar email. Masih sampai 30 Oktober ini. Semoga berhasil ya untuk yang berminat. Lumayan bisa untuk membantu jadi sarana montessori buah hati usia 0-2 tahun.

Terus semangat menjadi ibu kreatif dan proaktif!