Selasa, 24 Oktober 2017

Menjadi Ibu Rumah Tangga Yang Pro-Passion Dan Profesional Dengan Smart Phone Samsung C9 Pro

Ketika saya belajar ilmu Sosiologi ada istilah struktur sosial (social structure). Istilah tersebut mengacu pada status dan peran seorang individu di dalam kelompok/komunitas/organisasi sosialnya. Pada level yang paling sederhana, struktur sosial tersebut bisa dilihat di dalam sebuah keluarga. Ada suami, istri, dan anak dengan status dan perannya masing-masing. Suami sebagai kepala keluarga bertugas menjadi pemimpin dan mencari nafkah, istri sebagai manajer rumah tangga berperan untuk mengatur segala urusan rumah tangga termasuk merawat suami dan anak. Saya ada di posisi itu, status sebagai istri dan ibu, peran mengatur segala urusan rumah tangga. Perubahan status dan peran tersebut bagi saya adalah transformasi besar yang membutuhkan energi besar juga untuk menjalaninya, termasuk dalam hal menjaga passion saya di bidang literasi (menulis, membaca, berkarya).

Presiden Soekarno pernah berpesan "Bermimpilah setinggi langit, jika jatuh maka kau akan jatuh di antara bintang-bintang". Penulis best seller Laskar Pelangi, Andera Hirata, juga pernah menekankan "Bermimpilah maka Tuhan memeluk mimpi-mimpimu". Bermimpi itu bisa bikin orang lebih bahagia, setidaknya orang yang punya mimpi itu juga punya harapan. Loh apa hubungannya sama ibu rumah tangga seperti saya? Apalagi bawa-bawa Presiden Soekarno dan Andrea Hirata. Bagi saya, sebagai ibu rumah tangga saya juga masih bisa bermimpi dan terus mengembangkan passion saya tersebut. Mimpi jangan nanggung-nanggung, harus punya planning (perencanaan) yang juga tidak setengah-setengah. Be the pro for your life, with your dream. 


Bagaimana Supaya Konsisten Dengan Passion?

Passion  itu tidak sekedar suka, hobi, atau kebiasaan. Tiga hal itu memang bisa menjadi tolak ukur mengenai apa sebenarnya passion kita. Tetapi yang lebih penting adalah tekun (konsisten) dan persisten. Percuma suka tetapi tidak ditekuni, mejadi hobi tapi hanya dilakukan sesekali, menjadi kebiasaan tapi tidak disadari. Nah, kalau konsisten dan persisten alias bisa terus bertahan dalam segala situasi baru lah passion itu jadi jembatan untuk meraih impian.

Setiap orang memiliki waktu 24 jam dalam 1 hari, tapi ada yang berkembang ada yang juga jalan di tempat. Itu soal pilihan. Kalau ditanya apakah waktu 24 jam bagi ibu rumah tangga itu cukup, saya akan jujur bahwa itu tidak cukup. Kalau boleh minta, saya maunya waktu lebih dari 24 jam supaya segala urusan rumah tangga, mengurus suami dan anak, serta kebutuhan untuk mewujudkan impian-impian saya bisa semuanya beres dan tercapai. Tapi jumlah bilangan waktu sudah mutlak, yang bisa dilakukan adalah pandai mengatur dan memanfaatkannya.

Di era digital ini sebenarnya tidak ada lagi alasan tidak bisa atau tidak mampu untuk sesuatu, lebih kepada mau atau tidak mau. Derasnya arus informasi memungkinkan kita untuk bisa belajar di mana pun dan kapan pun, juga dengan siapa pun melalui media. Sebenarnya proses pengembangan passion itu akan menjadi semakin mudah jika kita mampu memanfaatkan peluang era digital dan ditambah dengan sarana gawai (gadget) yang tepat.

Sederhananya untuk bisa mewujudkan passion menjadi sesuatu yang profesional adalah terus konsisten dan persisten, pandai mengatur waktu dan memanfaatkannya, dan mampu memanfaatkan peluang perkembangan teknologi.

To Be a Professional Passionate

Siapa bilang jadi ibu rumah tangga yang profesional itu susah? Saya! serius jadi ibu rumah tangga yang full time di rumah di tambah mengasuh anak yang sedang aktif-aktifnya itu super duper memerlukan energi banyak. Jangan tanya soal me time nyaman, bisa rebahan saat anak tidur itu saja rasanya sudah hadiah setelah kelelahan nurutin maunya anak. Tapi saya ngeyel, saya tetap mau nulis walaupun waktunya pas-pasan, tetap mau diskusi sana-sini demi pengetahuan, baca ini itu demi pikiran nggak tumpul, kembangin ide ini-itu demi lebih bermanfaat. Dari semua itu yang membuat saya tetap ngeyel ber-passion di dunia literasi adalah soal kepuasan batin. Yaelah.. kayak apa aja ya, but that is true, kalau bisa menghasilkan karya itu rasanya bahagia banget, apalagi bisa sharing sama banyak orang.

Selama ini kalau nulis baik itu untuk pengembangan ide, job content writing, maupun diupload di blog dan platform lain saya biasanya nunggu anak tidur, nyalain laptop, terkantuk-kantuk. Konvensional banget ya? Iya, makanya saya pengen optimalisasi diri dengan dukungan gadget yang tepat. Ibaratnya tekun sudah dan semoga terus, curi-curi waktu bisa lah ya, ngikutin perkembangan teknologi juga nggak gagap-gagap banget, maka selanjutnya adalah perangkat yang mampu mendukung semuanya yaitu gadget berupa smart phone yang bisa bikin tambah fleksibel dan mobile untuk mengerjakan sesuatunya, jadi tidak harus terkantuk-kantuk di depan laptop di malam hari supaya nggak rebutan sama anak. Smart phone yang bisa mendukung ibu rumah tangga dengan passion kuat dan ingin menjadi profesional seperti saya ini adalah yang punya kecepatan tinggi, punya memori besar, serta bisa multitasking. Smart phone yang saya maksud adalah Samsung Galaxy C9 Pro.

Mencoba samsung Galaxy C9 Pro di Samsung Experience Store di Jember

Fitur- fitur yang dimiliki Samsung Galaxy C9 Pro bisa bikin saya (dan kita semua) bisa lebih profesional.

1. RAM 6 GB, Memori Internal 64 GB

RAM alias Random Acces Memory  dalam sebuah smart phone berfungsi untuk memudahkan dan mempercepat proses aplikasi, semakin besar makan prosesnya juga akan semakin optimal. RAM dalam smart phone digunakan baik untuk processor maupun video card yang jika digunakan bersamaan maka jumlah dan kecepatannya merupakan hal yang sangat penting. Selain itu RAM juga mendukung akses terhadap konten video serta menjangkau kerapatan layar. RAM dalam Samsung Galaxy C9 Pro adalah 6 giga byte yang artinya memiliki performa optimal baik untuk aplikasi, akses konten video, dan mendukung kerapatan layar.


Sumber www.samsung.com


Kebayang dong apa yang bisa dilakukan dari rumah dengan RAM 6 giga byte? Semacam dunia ada di genggaman. Sebagai ibu rumah tangga yang full di rumah, interaksi saya dengan dunia luar bisa difasilitasi oleh kecepatan Samsung Galaxy C9 Pro. Saya bisa mengunduh banyak aplikasi yang mendukung profesionalitas saya sebagai ibu rumah tangga yang ingin terus mengembangkan passion. Jadi yang bisa saya akses nggak  sekedar aplikasi sosial media seperti instagram, facebook, twitter, atau aplikasi sosial media lainnya. Lebih dari itu saya bisa mengunduh aplikasi yang berfungsi untuk pengembangan diri karena saya belajar konsisten untuk mewujudkan mimpi saya menjadi penulis dan pengembang ide kreatif. Saya akan bisa mengunduh aplikasi yang memungkinkan saya untuk terus meningkatkan skill kepenulisan saya tanpa harus khawatir muncul tulisan "unsufficient space" karena Samsung Galaxy C9 Pro juga didukung memori internal 64 gb dan dukungan memori eksternal dapat mencapai 256 gb.

2. Split Screen & Multitasking Experience

Samsung Galaxy C9 Pro ini mirip banget sama ibu rumah tangga yaitu bisa multitasking. Kalau ibu rumah tangga bisa sambil nunggu cucian digiling di mesin sembari bikin oseng kangkung dan gantiin popok anak, maka Samsung C9 Pro ini punya fitur split screen yang memungkinkan untuk menjalankan dua aplikasi sekaligus. Duh senengnya, bisa nulis review film di blog atau kerjaan dari tawaran job sambil mengikuti laur filmnya di aplikasi multimedia tanpa harus buka tutup aplikasi satu-satu. Keren! bisa multitasking tanpa harus ribet. Samsung Galaxy C9 Pro juga didukung layar yang berukuran 6 inci FHD yang memungkinkan untuk menikmati konten multimedia dengan lebih mengesankan.

3. Gaming Experience

Saya memang bukan penggemar game, apalagi game-game berat yang perlu punya waktu khusus. Tapi saya seseklai memainkan game untuk mengusir jenuh semacam Candy Crush (seleranya yang gini-gini demi hemat waktu dan nggak terlalu mikir banget). Pernah lagi main, giliran harusnya crush malah HP-nya hang. Kelar! Bukannya fresh malah jadi sebel. Tapi kalau pakai Samsung Galaxy C9 Pro ini yang memang didesain untuk gaming experience jadi nggak mungkin kejadian seperti tadi terulang.

Dengan dukungan aplikasi Game Launcher Samsung Galaxy C9 Pro membuat pengalaman gaming menjadi semakin mengesankan (foto diambil di Samsung Experience Store Mall Lippo Jember)


Selain keunggulan-keunggulan fitur yang sudah ditulis di atas, Samsung Galaxy C9 Pro juga punya keunggulan lain yaitu:

  • Samsung Galaxy C9 Pro didukung teknologi super amoled, layarnya mampu menampilkan warna yang cerah dengan tingkat kontras tinggi baik di dalam maupun luar ruangan.
  • Kamera Samsung Galaxy C9 Pro baik  depan maupun belakang sama kualitasnya 16 MP. Kameranya bisa mengambil gambar dengan detail meskipun dalam kondisi rendah cahaya. Keren banget nih buat bikin foto-foto keren maupun bikin vlog untuk mendukung tulisan di blog.
Sumber www.samsung.com

  • Samsung Galaxy C9 Pro memiliki kapsitas baterei 4000 mAH dengan fitur ultra power saving yang dapat meminimalkan konsumsi baterei dan memaksimalkan waktu pakai.
  • Samsung Galaxy C9 Pro memiliki speaker stereo yang membuat pengalaman audio menjadi semakin memuaskan di telinga. Pengalaman menonton video maupun main game akan lebih menyenangkan.
  • Samsung Galaxy C9 Pro dukung software android Marshmallow yang yang mendukung split screen.  

Dengan fitur lengkap Samsung Galaxy C9 Pro, yang jelas saya merasa punya pendukung yang tepat untuk terus mengambangkan passion saya di bidang literasi meskipun saya full time di rumah. hal-hal utama yang bisa saya kerjakan dengan perantara Samsung Galaxy C9 Pro adalah:

1. Menjalankan aktifitas blogging kapan pun dan di manapun dengan akses serta koneksi yang mantap.
2. Terus mengembangkan pengatahuan dengan memmbaca e-book maupun situs-situs yang memberikan informasi tentang literasi.
3. Memaksimalkan fitur kamera untuk mengambil foto maupun video untuk mendukung tulisan dan blog.
4. Harus menjadi semakin kreatif dan inovatif dalam mengembangkan ide.