Selasa, 28 Juni 2016

Coklat Oatnut

Holaaaa, utak-atik bahan di dapur lagi yuk... Yang gampang-gampang dan nggak ribet aja ya kali ini. Ceritanya saya sekarang seneng cari ide dari aplikasi pinterest, alamaaakkk seneng banget sama aplikasi ini, banyak banget tips dan trik serta kreasi kreatif. Termasuk resep Coklat Oatnut ini... Bikin coklat tapi bahannya ditambah oatmeal sama selai kacang. Gimana tuh?

 
coklat outnut sudah jadi (sumber foto: dokumen pribadi)

Bahannya:
1 bar coklat batangan
1 cup selai kacang
3-4 cup oatmeal

Cara bikinnya ringkas banget,
1. Taruh coklat batangan dalam wadah tahan panas, kemudian masukkan di wajan yang berisi air lalu panaskan sampai meleleh. Caranya bisa beda-beda yang penting coklatnya meleleh sempurna, pure coklat ya jangan dicampur air.
2. Setelah coklat meleleh, campurkan selai kacang sampai merata, cobain manisnya, kalau masih kurang manis boleh ditambah gula halus. Aduk sampai rata.
3. Setelah itu masukkan oat sedikit demi sedikit, terus aduk sampai adonan makin mengental. Usahakan api kecil tetap menyala ya supaya coklatnya tidak mengeras.
4. Lalu cetak dalam loyang, boleh free size, boleh juga pake cetakan-cetakan aneka bentuk biar lucu. Kalau saya free size aja, ambil adonan pake sendok makan, taruh di loyang sampai adonan habis.
5. Masukan ke kulkas, setelah mengeras pindahkan ke toples kedap udara atau boleh dibungkus-bungkus cantik.

Sederhana kan caranya? Enaknya sih dimakan dingin, jadi untuk menjaga kualitasnya simpan di dalam kulkas ya. Selamat mencoba :)

Bikin Kue Nastar Yuuukkk!

Kue Nastar ala saya (sumber foto; dokumen pribadi)
  
Setelah sebelumnya posting resep selai nanas legit homemade, sekarang mau cerita tentang proses bikin kue nastarnya. Lagi-lagi saya copy paste resep dari dapurnya Mba Endang JTT dan saya modifikasi di dapur saya sendiri. Peralatan yang saya pakai nggak secanggih ahli pastry yang suka nongol di tv, hehehe. Berbekal beli loyang panggang 2 buah dan menggunakan mixer serta oven kompor dari pinjam ibunya suami, saya kencangkan ikat kepala dan saya umumkan pada suami bahwa "aku mau bikin nastar". 

Bismillahirrahmanirrahim...

Resep yang saya peroleh dari JTT kira-kira saya modif sendiri seperti ini...

-  250 gram margarin + mentega (saya menggunakan Blue band cake and cookies)
- 90 gram gula halus
- 3 butir kuning telur
- 50 gram susu bubuk
- 250 gram tepung terigu protein rendah (saya menggunakan Bogasari Kunci Biru)
-150 gram tepung maizena
- 1/4 sendok teh vanilli bubuk

Untuk olesannya dibuat dengan:
- 2 butir kuning telur
- 1/2 sendok teh madu
- 1 sendok teh air
 
Untuk takaran timbangan-timbangan tersebut terus terang saya pakai ilmu kira-kira yaitu dipas-pasin tanpa ditimbang dulu. Pada trial pertama saya bikin untuk porsi sedikit. Selanjutnya saat kedua kalinya saya bikin untuk 3 kali lipat bahan.

Cara membuatnya ga susah, yang dibutuhkan adalah ketelatenan buletin adonan dan mengisinya dengan selai nanas. Jadi sebelumnya selai nanas yang sudah saya buat saya buat bulatan-bulatan kecil untuk isian biar seragam. Langkah untuk membuat nastarnya adalah:

  • Mixer mentega + margarin dan gula halus sampai rata, pake mixer kecepatan kecil saja. Lalu masukkan kuning telur satu persatu.
  • Setelah adonan nomor 1 tercampur, masukkan tepung terigu yang sudah dicampur dengan susu bubuk dan tepung maizena sedikit demi sedikit. Jangan dicampur sekaligus supaya hasil adonan  bagus. Aduk menggunakan spatula atau sendok kayu satu arah. Aduk hingga adonan kalis dan bisa dibentuk.
  • Ambil adonan secukupnya untuk dibentuk dan sisanya dimasukkan ke dalam kulkas untuk menjaga kualitas adonan tetap bagus.
  • Cara membentuknya, ambil sedikit adonan kemudian pipihkan dan isi dengan selai nanas. Setelah itu bentuk bulat.
  • Olesi loyang panggang dengan mentega atau bisa dialasi dengan kertas roti dan taruh bulatan-bulatan nastar yang sudah selesai dibuat.
  • Panggang dalam oven sampai setengah matang terlebih dahulu, saya memanggangnya kurang lebih 15 menit dengan api sedang, kemudian keluarkan dari oven dan kuaskan bahan olesan di bagian atas kue lalu taburi keju parut. Setelah itu masukkan kembali ke dalam oven sekitar 25-30 menit. Karena kondisi oven yang saya pake sudah cukup lama usianya, jd patokan menit nggak terlalu jadi prioritas, saya rajin bolak balik loyang dan kadang ada yang diangkat dulu karena sudah matang supaya tidak gosong.
  • Setelah kue diangkat, dinginkan lalu tata di dalam toples, peruntukannya boleh buat lebaran, cemilan sehari-hari, atau sedekah. Buat usaha juga monggo :)
Kira-kira gitu pengalaman saya sebagai first timer bikin nastar. Gampang atau susah langsung dibuktikan di dapur saja ya ibu-ibu. Resep lain selain bahan-bahan yang sudah disebutkan tentu saja adalah happy, kalau happy bikin apa aja jadi oke :) yukkk mari....

Jumat, 24 Juni 2016

Selai Nanas Legit Homade



Oke, sebelumnya mungkin ada pertanyaan “Ke mana aja buuu blog dibiarin debuan dan jadi sarang laba-laba alias nggak pernah di-update?” hehe pede banget kayak ada yang nanya ya >.< Jawabannya saya senyumin aja ya, intinya sih sekarang mau bersih-bersih biar nggak debuan lagi, rajin diisi lagi. Alhamdulillah sekarang full di rumah dan ngurus keluarga, jadi mulai belajar-belajar masak lebih banyak. Kebetulan nanya sama suami soal kue kesukaannya, dia suka nastar. Jeng jeng, seumur hidup belum pernah bikin nastar, kalau makannya sih udah nggak kehitung. Tapi demi usaha untuk makin disayang suami, saya mencoba belajar bikin nastar dan kali ini diawali dengan bikin isiannya yaitu selai nanas. 

Saya ambil resepnya dari Mba Endang JTT dengan modifikasi sendiri sesuai kesediaan nanas. Nanas yang saya pakai adalah nanas matang dibeli dari pasar dekat rumah. Saya tidak tahu asalnya dari kebun mana yang jelas wangi dan manis. Kira-kira begini resepnya:
2 buah nanas matang
5 sm gula pasir
1 pucuk st garam
1 potong kayu manis
5 butir cengkeh

Cara bikinnya mudah banget, tinggal siap waktu sama tenaga aja karena harus sering diaduk.

Pertama, nanas yang sudah dikupas cuci bersih kemudian dipotong-potong untuk diparut. Kalau saya prefer diparut karena serat nanasnya lebih terasa. Boleh juga diblender tetapi hasilnya terlalu lembut menurut saya dan karena blender butuh tambahan air jadi memasaknya lebih lama. Kedua, nanas yang sudah diparut dipanaskan sampai airnya susut, saat sudah susut ditambah gula, garam, cengkeh, dan kayu manis. Kemudian terus diaduk sampai legit. Ada tips yang saya baca, mengapa memasukkan gulanya setelah air nanas susut. Hal ini dikarenakan jika gula dimasukkan bersama dengan nanas yang masih baru diparut maka proses masaknya menjadi lebih lama. Nah kalau tips dari saya pribadi, selama masak apalagi ketika sudah susut airnya jangan lupa terus diaduk supaya nggak gosong. 

Nanas kupas yang sudah dicuci, tiriskan (sumber foto: dokumen pribadi)

setelah diparut/blender dimasak menggunakan wajan yang tidak mudah gosong (sumber foto: dokumen pribadi)

Terus masak hingga air menyusut (sumber foto: dokumen pribadi)
Setelah air susut tambahkan gula, garam, kayu manis, cengkeh (sumber foto: dokumen pribadi)

Aduk terus hingga kalis dan berbentuk selai (sumber foto: dokumen pribadi)
Begitu kira-kira pengalaman saya belajar bikin selai nanas, lalu terbersit juga ke depannya untuk selai ini bisa dibikin tidak hanya untuk isian nastar tetapi juga untuk konsumsi harian teman makan roti tawar. Bikin sendiri lebih puas dan lebih enak juga menurut saya. Selamat mencoba ya, let’s practice more :)