Senin, 15 September 2014

Doa Pagi

Kasihku,

Pagi merambat menumbuhkan tunas-tunas muda yang semalam masih tersembunyi.

Sebelum ia menjelma cahaya, ada doa yang tersusun rapi. Luruh dalam subuh,

Doa hati yang merapat pada satu keyakinan tentang mencintai.

"Tuhan, pertemukanlah aku dengan ia yang mencintai-Mu, mencintai ilmu yang Engkau titipkan pada tunas-tunas yang Kau tumbuhkan sepagi ini."

Di antara nyanyian-nyanyian suci yang mengiringi langkah sebelum terbitnya matahari, setiap pagi, doa itu menjadi harapan.

Kasihku,

Pagi telah menjelma matahari, ia menguatkan tunas yang bertumbuh.

Doa itu, mempertemukan kita yang selama ini jauh.

Bogor, 15 September 2014