Rabu, 14 September 2011

Exploring Dieng: The Beauty of Dieng


Jika punya kesempatan untuk berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng, saya sarankan mencari suasana ketika cuaca sangat cerah. Keluarlah pagi-pagi sebelum pukul tujuh, menanti matahari terbit dan melihat perbukitan berdiri kokoh saat belum terselimuti kabut.

Rongga dada kita akan terasa lapang, menghirup udara yang sangat sejuk dengan rata-rata suhu di sana adalah 15-20 derajat celcius dalam keadaan normal. Dieng merupakan salah satu wilayah penghasil umbi-umbian kentang serta memiliki sumber tenaga geothermal yang dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik.


Tuhan Maha Baik, menciptakan alam dengan segala rupa makhluknya. Bahkan rumput liar pun kadang membuat tentram hati :)


Perbukitan di Dataran Tinggi Dieng, seperti benteng kokoh yang memanjakan mata, ketika melihatnya secara langsung decak kagum akan lukisan Yang Kuasa segera melingkupi keterbatasan manusia.


A touch, A Cloud. Saat Dieng berkabut, kecantikannya pun masih nampak. Salah satu tujuan yang bisa dinikamti adalah Kawah Sileri, salah satu kawah terlebar di Dataran Tinggi Dieng.


Jika kita menyinggahi salah satu telaga yang ada di Dieng yaitu telaga warna, baik pada saat berkabut maupun cerah, otak kita akan tertuntun untuk mengingat scene FTV yang sering diputar di stasiun TV swasta.

 


Jangan ketinggalan juga untuk mengunjungi Kawah Sikidang, lokasi ini menawarkan pemandangan kawah di sekitar lokasinya yang sangat lapang. 


Sampai jumpa di Exploring Dieng Selanjutnya :)