Kamis, 09 Juni 2011

GUBRAKK (bagian 2)

Minggu, 27 Februari 2011

Selama satu minggu ini menjadi penghuni tetap LSI (lokasi: ruang thesis, meja yang paling dekat dengan AC). Akhirnya memutuskan untuk mengambil studi livelihood, setelah merasa pikiran seperti stuck tingkat akut.

"Yakin siap tanggal 8?"
"Yakin pak, saya berusaha." berharap semoga dosenku tidak kecewa punya mahasiwa bimbingan yang sudah nampak begitu hopeless.

Proposal dan kolokium menjadi momok yang sempat menakutkan bagiku, tidur tak nyenyak, makan tak enak.. bahkan sampai curhat sambil mewek. Hobi dengerin musik tiba-tiba luntur, dunia sunyi. selama 3 hari full di LSI tapi hasil nol besar, kerangka berpikir acak adul dan ga nemu2. STRESSS rasanya. Sampai akhirnya diskusi sana-sini, baca ini itu, dan meskipun sangat sederhana: ketemu juga tuh kerangka pemikiran penelitian gw. Satu yang bikin lega, setelah kerangka pikir ada... bagian-bagian lainnya juga terselesaikan. Kupikir, memang kenyataannya gw harus bersenang-senang dengan proposal ini, dengan persiapan penelitian yang cukup njelimet. Toh bukan gw aja yang ngrasain, semua teman sejurusan gw juga ngrasain hal yang sama. Semoga dengan proses yang begitu 'indah' ini, hasilnya pun bisa spektakuler dan bermanfaat.

Finally, i decided: LIVELIHOOD SUSTAINABILITY RUMAHTANGGA PETANI KENTANG DI DATARAN TINGGI DIENG