Jumat, 27 Mei 2011

Ngomongin Tentang E-Paper

Di Indonesia terdapat banyak industri surat kabar. Saat ini industri tersebut memasuki episode baru dengan diluncurkannya versi baru koran yaitu koran internet atau yang dikenal dengan istilah e-paper. E-paper memiliki layout yang sama persis dengan edisi cetak di depan layar computer. Versi e-paper ini terbit sekali setiap hari. Karakteristik e-paper dan portal berita sangat berbeda. e-paper yang terbit setiap hari ini hanya meng-update informasi dan berita satu kali dalam sehari, sedangkan portal berita terus meng-update berita. Kontan merupakan pelopor e-paper di Indonesia yang mulai terbit pada tanggal 1 Juli 2008. Kemudian pada tanggal 3 Juli 2008, Harian Kompas juga meluncurkan format e-papernya yang kemudian diikuti oleh koran Tempo dan Republika. Tingginya jumlah pengunjung website surat kabar yang berasal dari luar negeri menjadi salah satu alasan mengapa mereka membuat e-paper.

Sebagai media massa yang selangkah lebih maju daripada koran cetak, e-paper mempunyai kelebihan pada fasilitas yang terdapat di dalamnya. Sebagai contoh e-paper Tempo, di dalamnya terdapat fasilitas suara yang bisa membacakan isi artikel. Ada pula fasilitas download, cetak, dan kirim ke e-mail, serta add to my clipping. E-paper merupakan solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah distribusi koran cetak. secara logika, warga negara Indonesia tidak hanya mentap di Indonesia saja, tetapi mereka tersebar di 86 negara. Tidak bisa dibayangkan jika mereka harus dikirimi satu persatu edisi cetaknya. Singkatnya dengan menggunakan format e-paper, jumlah pembaca akan meningkat secara signifikan, dan ini sangat membantu dalam memasarkan iklan. E-paper tidak hanya sebatas pelengkap surat kabar edisi cetak, tapi bisa menjadi revenue stream yang baru. Di halaman e-paper bisa dibuat iklan dengan format flash. Selain itu, sangat memungkinkan pula akan adanya iklan baris dari Google.